Belajar Ilmu Pengetahuan Alam

Pengertian dan Macam-Macam Gerak Pada Tumbuhan

Pengertian dan Macam-Macam Gerak Pada Tumbuhan - Tumbuh dan bergerak adalah salah satu ciri mutlak yang terdapat pada makhluk hidup. Hal tersebut berlaku pula pada tumbuhan. Secara umum bergerak adalah melakukan perpindahan dari satu tempat menuju ke tempat yang lain. Akan tetapi definisi tentang gerak tersebut tidaklah sepenuhnya tepat.  Tumbuhan tidak berpindah tempat sejak masih berupa bibit sampai mengalami pertumbuhan menjadi pohon besar, bukan berarti pohon tesebut tidak bergerak. 

Gerak yang terjadi pada tumbuhan dapat difinisikan sebagai suatu perubahan posisi tubuh pada seluruh bagian organ tumbuhan. Gerak pada tumbuhan tentu berbeda dengan gerak yang terjadi pada manusia dan hewan yang secara kasat mata memiliki alat gerak yang berfungsi untuk berpindah tempat. Kelompok tumbuhan tingkat rendah mampu bergerak dengan berpindah posisi ataupun kedudukannya. Namun lain halnya dengan kelompok tumbuhan tingkat tinggi seperti tumbuhan berbiji yang hanya bisa bergerak dalam lingkup bagian organ tubuhnya saja.  

Pergerakan tubuh pada tumbuhan dilatarbelakangi oleh adanya rangsangan yang muncul dari luar dan dalam. Pergerakan dalam tubuh tumbuhan (bagian tertentu saja atau seluruh tubuh) dipengaruhi oleh datangnya rangsangan. Respon pergerakannya dapat menjauh atau malah mendekati arah datangnya rangsangan 

Macam-Macam Gerak Pada Tumbuhan

Gerak pada tumbuhan dapat diklasifikasikan menjadi beberapa macam jika didasarkan pada arah rangsang dan gerak tubuh pada tumbuhan. Berikut penjelasannya :

1. Gerak Endonom


Gerak endonom ialah gerak pada tumbuhan yang berasal dari rangsangan yang ada pada tubuh tumbuhan itu sendiri. Gerakan tersebut sangat dipengaruhi oleh kadar air yang disebut dengan gerak hidroskopis. Misalnya gerak yang terjadi pada pemecahan biji tanaman kacang-kacangan dan memecahnya kotak spora (kadar air yang berkurang pada kotak spora). Karena gerak hidroskopis tersebut biji ataupun spora dapat keluar dari kotak spora.

2. Gerak Eksonom


Gerak eksonom merupakan gerak pada tumbuhan yang dihasilkan oleh adanya rangsangan dari luar tubuh tumbuhan. Grak eksonom bisa berupa gerakan yang terjadi di seluruh tubuh atau bisa juga hanya bagian tubuh tertentu saja. Gerak eksonom dapat diklasifikasikan menjadi beberapa macam berdasarkan gerakannya. Berikut penjabarannya :

a. Taksis

Gerak eksonom taksis adalah gerak yang terjadi pada seluruh bagian tubuh tumbuhan yang mendekati atau menjauhi sumber rangsangan. Gerak eksonom taksis dapat dibedakan menjadi beberapa jenis jika didasarkan ada rangsangan yang datang. Berikut penjabarannya :

- Fototaksis

Fototaksis adalah gerak rangsang dari luar yang dipengaruhi oleh cahaya. Misalnya pada tumbuhan euglena sp yang bergerak mendekati sumber cahaya.  

- Kemotaksis

Kemotaksis ialah gerak rangsang luar yang dipengaruhi oleh adanya rangsangan senyawa kimia. Misalnya yang terjadi pada spora pada tumbuhan paku atau sperma pada lumut yang dipengaruhi oleh senyawa kimia ovum sehingga membuat sperma lumut dan spora tumbuhan paku bergerak untuk mencari ovum tersebut. 

b. Tropisme

Tropisme ialah gerak yang hanya terjadi pada bagian tubuh tertentu saja yang dipengaruhi oleh rangsang dari luar. Apabila gerakan bagian tubuh tumbuhan tersebut bergerak mendekati sumber rangsangan maka disebut dengan gerak tropisme posotif. Jika gerakan bagian tubuh tumbuhan bergerak menjauhi sumber rangsangan maka disebut dengan gerak tropisme negatif. Terdapat beberapa jenis gerak tropisme, penjabarannya adalah sebagai berikut :
Advertisement

- Fototropisme

Fototropisme adalah gerak pada tumbuhan yang terjadi karena rangsangan cahaya. Fototropisme positif terjadi dengan indikasi bergeraknya ujung batang yang mendekati arah munculnya cahaya. Sedangkan fototropisme negatif adalah gerak yang terjadi dengan indikasi gerakan akar yang menjauhi arah datangnya cahaya. 

- Geotropisme

Geotropisme adalah gerak pada tumbuhan yang terjadi akibat rangsangan dari gravitasi bumi. Geotropisme positif ditandai dengan adanya gerak akar pada tumbuhan yang mendekati gravitasi bumi. Sedangkan geotropisme negatif ialah gerak pada tumbuhan yang pada ujung batangnya selalu menjauhi gravitasi bumi.

- Hidrotropisme

Hidrotropisme merupakan gerakan pada tumbuhan yang diakibatkan adanya pengaruh dari air. Hidrotropisme positif ditandai dengan gerakan akar yang bergerak mendekati sumber air. 

- Tigmotropisme

Tigmotropisme adalah gerak pada tumbuhan yang diakibatkan oleh rangsangan yang berasal dari sentuhan. Gerakan ini terjadi pada tumbuh-tumbuhan yang merambat seperti pohon markisa, kacang panjang,  anggur, timun, daun sirih, dan lain-lain.

c. Nasti

Gerak nasti adalah gerak yang terjadi hanya pada sebagian tubuh / organ tumbuhan terhadap suatu rangsangan. Gerak nasti dapat diklasifikasikan menjadi beberapa macam, diantaranya ialah :

- Termonasti

Termonasti ialah gerak pada bagian tubuh tertentu pada tumbuhan yang disebabkan oleh pengaruh rangsangan suhu. Misalnya yang terjadi pada bunga tulip pada musim semi yang menyebabkan mekarya kelopak pada bunga tersebut. 

- Niktinasti

Niktinasti adalah gerak yang terjadi karena adanya pengaruh dari rangsangan cahaya gelap. Gerak ini juga disebut dengan gerakan tidur. Misalnya yang terjadi pada tanaman pete-petean yang pada bagian daunnya akan menguncup ketika senja sehingga seolah terlihat bahwa tumbuhan tersebut tertidur.

- Fotonasti

Fotonasti adalah gerak pada tumbuhan yang disebabkan karena pengaruh dari rangsangan cahaya. Misalnya seperti yang terjadi pada bunga yang mekar hanya pada jam-jam tertentu yang menyuplai cahaya matahari yang cukup untuk menggerakkan bunga tersebut. 

- Seismonasti

Gerak seismonasti ialah gerak pada tumbuhan yang disebabkan adanya rangsangan berupa sentuhan. Misalnya seperti yang terjadi pada daun putri malu yang seketika menguncup pada saat diberi rangsangan sentuhan.

Share :

Facebook Twitter Google+
Back To Top