Belajar Ilmu Pengetahuan Alam

Biografi James Watt, Ilmuwan Penemu Mesin Uap

Biografi James Watt Penemu Mesin Uap – Ia dikenal sebagai ilmuwan yang menemukan mesin uap. Ditemukannya mesin uap adalah awal dari revolusi industri. Sebelumnya Thomas Newcomen telah meneliti mengenai mesin uap hanya saja belum dapat digunakan dengan efisien. 

Terinspirasi dari ceret air, Watt kemudian tertarik untuk menyempurnakan mesin uap buatan Newcomen. Setelah ia mendapatkan hak paten atas penemuannya itu, Watt menjadi kaya raya karena penjualan Mesin uap miliknya untuk digunakan dalam berbagai industri. Penemuan mesin uap Watt, mengubah sejarah peradaban manusia terutama di Britania Raya. Namanya diabadikan sebagai satuan Standart Internasional untuk besaran daya (P). 


Profil James Watt


Nama Asli: James Watt
Lahir: Renfrewshire, Scotlandia, 19 Januari 1736
Meninggal : Birmingham, Inggris, 25 August 1819
Usia : 83 Tahun
Kebangsaan : Skotlandia
Orang Tua: Ariston (Ayah); Agnes Muirhead (Ibu)
Istri : Margaret Miller (1764 - 1772); Ann McGragol (1777 – 1804)
Anak – Anak : James Jr.; Margaret; Gregory; Janet 
Profesi : Engineer; Ilmuwan 
Minat Study: Fisika, Kimia, Mechanical Engineer
Pendidikan: University of Glasgow
Penemuan : Mesin Uap Watt; Separate Condenser; Parallel Motion; Sun and Planet Gear; Centrifugal Governor; Indicator diagram

James Watt adalah ilmuwan yang menemukan mesin uap yang menjadi salah satu tonggak terjadinya revolusi industri khususnya di Britania Raya. Watt lahir adalah cucu dari guru matematika, Thomas Watt. Ketika ia berusia 18 tahun, ibunda tercinta meninggal dunia. Sementara kesehatan ayahnya ikut – ikutan menurun. Dengan ketertarikan yang begitu besar di bidang enginerring terutama dengan mesin uap buatan Newcomen yang belum sempurna. Ia berasal dari suatu kota dekat dengan pelabuhan di Skotlandia. Demi studynya ia kemudian pergi ke London untuk mempelajari tentang pembuatan instrumen mesin selama setahun, kemudian ia kembali ke Skotlandia untuk mengaplikasikan ilmu yang ia terima. Ia menempuh pendidikan di Universitas of Glasglow, dimana ia juga mengembangkan ketertarikannya terhadap instrumen. 

Advertisement
Keterbatasan ekonomi, mengharuskan dirinya bekerja saat kuliah. Ia bekerja sebagai pembuat mesin di universitas dimana ia belajar, yakni Universitas of Glasglow. Saat itu, Watt sangat tertarik dengan mesin uap yang dibuat oleh Thomas Newcomen yang belum sempurna. Hari – harinya terfokus pada pengembangan mesin uap Newcomen agar dapat digunakan. Di tahun 1781, akhirnya ia berhasil menyempurnakan mesin uap yang dapat bekerja secara efisien. Mesin uap buatan Watt inilah yang kemudian banyak digunakan oleh industri yang mengubah sejarah peradaban manusia memasuki era industri. 

Tahun 1764, Watt menikahi sepupunya yaitu Margaret Miller yang akrab disapa Peggy. Dari pernikahannya, ia memiliki lima anak yang mana hanya dua anak yang tumbuh sampai dewasa. Lima tahun setelah kematian istrinya saat melahirkan, Watt kembali menikah dengan putri salah satu pekerja di Glasglow, yaitu Ann MacGregor. Dengan istri barunya itu, ia dikaruniai dua anak, Gregory yang kemudian dikenal sebagai ahli geology dan mineralogy serta putri bungsunya, Janet.

Banyak cerita yang mengungkapkan bahwa Watt sangat terinspirasi dengan ceret air untuk model mesin uap yang ia kembangkan. Cerita tersebut memang dibenarkan, terlebih dengan model demikian ia ingin menyempurnakan mesin uap milik Thomas Newcomen, pendahulunya. Setelah penemuannya mengenai mesin uap, banyak yang menyarankan dirinya untuk mengurus hak paten akan mesin buatannya tersebut. Namun, lantaran keadaan ekonomi yang kurang ia harus mencari solusi agar dapat mengurus hak paten tersebut. Sampai akhirnya ia bekerja sama dengan Matthew Boulton di tahun 1775, ia kemudian berhasil mendapatkan hak paten atas mesin uap penemuannya. 

Sejak saat itu, ia menjadi kaya raya dari penjualan mesin uap miliknya. Mesin uap adalah salah satu diantara penemuan besarnya yang mengubah dunia. Ia kemudian mendaftarkan penemuan – penemuan miliknya yang kemudian membuat dirinya masik ke dalam jajaran ilmuwan besar. sebagai bentuk apresiasi akan penemuan – penemuannya, namanya “Watt” dijadikan sebagai satuan standar internasional (SI) untuk besaran daya, sebagaimana konsep daya yang dikembangkan juga olehnya. Demikian profil singkat dari Jamer Watt penemu Mesin Uap, semoga bermanfaat.

Share :

Facebook Twitter Google+
Back To Top