Belajar Ilmu Pengetahuan Alam

Definisi Osmoregulasi Pada Ikan dan Penjelasan Pola/Prosesnya

Definisi Osmoregulasi Pada Ikan dan Penjelasan Pola/Prosesnya – Kehidupan organismee di alam akan selalu berinteraksi dengan lingkungan dalam upaya untuk menyesuaikan diri agar tetap mampu hidup dalam lingkungannya. 

Proses mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh atau yang dikenal dengan istilah osmoregulasi adalah salah satu cara untuk mempertahankan hidup di lingkungan habitatnya. 

Ikan merupakan vertebrata yang hidup di air. Terdapat beragam jenis air, seperti air tawar dan air laut yang dibedakan atas kadar salinitasnya. Dengan demikian, pengaturan osmoregulasi pada jenis ikan yang dapat bertahan hidup di kedua jenis habitat tersebut akan berbeda. Pada artikel ini kita akan mengulas bagaimana ikan mengatur keseimbangan tekanan cairan di dalam tubuh. 

A. Definisi Osmoregulasi


Osmoregulasi merupakan suatu proses metabolismee di dalam tubuh guna melakukan keseimbangan tekanan osmosa cairan, garam, dan ion yang ada di dalam tubuh. 

Proses ini sangat penting karena dapat berpengaruh pada proses kehidupan suatu organisme dengan lingkungannya. Semua organisme baik yag hidup di darat maupun di perairan akan melakukan proses ini. Mereka memiliki organ /cara khusus untuk mengatur kadar garam di dalam tubuh. 

Ikan merupakan organisme akuatik yang habitatnya berupa perairan. Hidup di perairan tak sepenuhnya mudah. Tingkat fluktuatif di perairan jauh lebih besar dibanding di daratan. Belum lagi pengaruh dari faktor lainnya seperti kadar garam. 

Osmoregulasi memang erat kaitannya dengan konsentrasi garam di dalam tubuh dengan lingkungan. Dalam proses ini akan terjadi pengaturan kadar mineral di dalam tubuh terhadap lingkungannya. 

Ikan yang hidup di air tawar akan memiliki sistem osmoregulasi yang berbeda dengan ikan yang hidup di air laut. 

Organ penting yang berperan dalam proses osmoregulasi hewan akuatik terutama ikan yaitu insang dan ginjal. Kedua organ ini sangat berperan dalam mengatur kadar ion garam mineral di dalam tubuh yang akan disesuaikan dengan lingkungannya. 

Proses osmoregulasi ini ialah upaya untuk mengatur menjaga kadar konsentrasi garam mineral yang penting dalam proses metabolisme di dalam tubuh seperti garam natrium (Na), kalium  (K), klorin (Cl), dan lainnya. 

Advertisement

B. Pola Regulasi Pada Ikan 


1. Ikan Air Tawar

Pola regulasi pada ikan air tawar seperti misalnya ikan mas ialah dengan cara sedikit minum. Air tawar memiliki kadar salinitas yang rendah. Oleh karena itu, tubuh ikan air tawar akan kekurangan garam mineral. Upaya untuk mencukupi kebutuhan garam mineral dilakukan dengan cara sedikit mengkonsumsi air. 

Air yang masuk ke dalam tubuh ikan air tawar mengandung sedikit kadar garam, makanan serta oksigen. Dibandingkan dengan lingkungkannya, kadar tubuh ikan air tawar jauh lebih pekat. Sementara itu, masuknya air ke dalam tubuh tak hanya melalui mulut namun juga melalui insang dan juga permukaan kulit secara difusi. Sehingga ikan jenis ini akan sedikit mengkonsumsi air dalam rangka untuk mempertahankan kadar garam di dalam tubuhnya. 

Berada di lingkungan hipotonik, membuat tubuh ikan akan kelebihan kadar air dan sedikit kadar garam. Untuk menyeimbangkan hal tersebut. Insang ikan air tawar akan aktif mengikat garam – garam mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. 

Hal yang sama juga dilakukan oleh usus dalam mengikat garam mineral yang terkandung dalam makanan. Sementara ginjal ikan akan menseleksi garam mineral yang akan dibuang. Hanya sedikit saja garam mineral yang akan dibuang dan konsentrasi airnya lebih banyak. Oleh karenanya, urin ikan air tawar akan encer karena kandungan garam mineral yang dibuang sangat sedikit dan volume airnya jauh lebih banyak. 

2. Ikan Air Laut 

Berbeda dengan pola regulasi ikan air tawar, ikan air laut hidup dalam lingkungan yang kadar salinitasnya tinggi. Hal ini akan mengubah pola regulasi ikan air laut dengan ikan air tawar. 

Jika air tawar kekurangan kadar garam, ikan air laut berlebihan kadar garam. Hal ini membuat ikan air laut akan memerlukan banyak air untuk menyeimbangkan konsentrasi cairan di dalam tubuh. 

Pola regulasi yang dilakukan oleh ikan air laut ialah dengan cara banyak mengkonsumsi air atau banyak minum. Meski banyak minum, air yang masuk ke dalam tubuhnya juga mengandung banyak kadar garam. 

Tugas utama ikan air laut ialah membuang kelebihan garam yang masuk dalam tubuhnya. Dengan demikian, peranan insang bagi kehidupan ikan air laut ialah aktif membuang kelebihan garam yang masuk ke dalam tubuh. 

Namun, ikan air laut juga akan kehilangan air melalui difusi yang terjadi di insang dan juga permukaan kulitnya. Usus akan aktif menyerap garam mineral yang terkandung dalam makanan dan akan membuangnya melalui ginjal. Di ginjal, kelebihan garam mineral ini tidak akan diserap kembali di dalam tubuh. Ia akan langsung dibuang bersama urin yang mengandung sedikit urine. 

Ikan air laut akan kembali menyerap kadar air yang masuk di ginjal untuk menyeimbangkan konsentrasi cairan di dalam tubuh. Dengan demikian, urine ikan air laut akan sangat pekat dengan konsentrasi air yang sedikit.

Share :

Facebook Twitter Google+
Back To Top