Belajar Ilmu Pengetahuan Alam

Penjelasan Ekosistem Pantai (Lengkap)

Penjelasan Ekosistem Pantai (Lengkap) - Pantai merupakan daratan yang berbatasan dengan lautan. Ekosistem pantai terbentuk dari kombinasi daratan dan perairan. hempasan gelombang membawa cukup pasir serta lumpur ke daratan yang akan membangun suatu ekosistem baru. Sama seperti pada suatu ekosistem, ekosistem pantai tersusun atas:

Komponen Abiotik


Komponen abiotik penyusun ekosistem pantai antara lain:

Cahaya, paparan sinar matahari hampir merata dalam setip lapisan penyusun ekosistem pantai. Cahaya matahari akan diubah manjadi energi kimia oleh  organisme fotosintesis ( tumbuhan dan alga) yang akan di salurkan ke organisme lain melaui rantai makanan. 

Suhu, pada ekosistem pantai suhu cenderung tinggi (panas) hal ini dipengaruhi dengan udara laut yang panas pada siang hari serta pantai merupakan dataran rendah, semakin rendah suatu dataran semakin tinggi suhunya namun kadar oksigennya dipastikan lebihbanyak dibanding ketinggian.  Dengan suhu demikian maka ekosistem pantai diwarnai oleh komponen biotik yang mampu beradaptasi dengan situasi ini.

Air, lokasinya yang dekat akan lautan, air laut turut membentuk ekosistem pantai. Dengan demikian sumber air pada ekosistem pantai memiliki kadar garam yang cukup tinggi dibanding dengan daratan lainnya. Air tawar dari sungai dapat bertemu pada ekosistem pantai membentuk air payau atau muara pertemuan air tawar dengan air laut yang kadar garamnya lebih rendah dari air laut.

Tanah, tektur tanah penyusun ekositem pantai ialah tanah berpasir, berlumpur, batuan atau sedimen dengan demikian sering terjadi abrasi pantai apabila tidak terdapat penyangga. 

Komponen Biotik


Pengaruh komponen abiotik sangat menentukan penyusun komponen biotiknya. Diantaranya:

Tumbuhan, vegetasi tumbuhan yang dapat ditemukan pada ekosistem pantai ialah tumbuhan yang mampu beradaptasi dengan lingkungan pantai serta tumbuhan yang penyebarannya dibantu oleh air. Seperti tumbuhan bakau, merupakan tumbuhan yang mendominasi daerah muara (pertemuan air laut dan air tawar). Tumbuhan bakau mampu beradaptasi dengan komponen abiotik pantai dan memiliki adaptasi struktural yaitu memiliki akar bantu napas untuk meningkatkan pernapasan di daerah akuatik. Akar- akar tumbuhan bakan sangat kuat sangat penting untuk menjaga pantai dari abrasi. Selain bakau, kelapa yang merupakan tumbuhan yang penyebarannya dibantu oleh air, biasa ditemukan pada daerah daratan pantai. Biji kelapa dapat terbawa oleh aliran sungai kemudian sampai pada daerah pantai. 

Advertisement
Hewan, komunitas hewan penyusun ekosistem pantai merupakan rantai konsumen yang dapat berasal dari lautan maupun daratan. Zooplankton dari protozoa, kepiting, remis, kerang, cacing, dan beberapa invertebrata lainnya pula dapat ditemukan pada ekosistem pantai. Organisme- organisme ini memakan alga- alga atau tumbuhan air yang terdapat di pinggir pantai. Selain itu, kawanan predator seperti burung yang siap memangsa hewan- hewan akuatik yang terdapat di pantai. Sangat sedikin ikan yang dapat ditemukan mengingat perbedaan kadar garam, hanya beberapa ikan yang mampu beradaptasi dengan perubahan kadar garam pada suatu perairan seperti ikan salmon yang dapat bertahan hidup di ekosistem pantai. 

Dekomposer, komunitas pengurai seperti bakteri dari berbagai genus serta jaur dapat ditemukan untuk melengkapi suatu ekosistem. Dekomposer akan menambah kekayaan unsur abiotik dengan mengembalikan unsur senyawa organik dari organisme yang telah mati.

Ekosistem pantai dapat dibedakan berdasarkan ciri abiotik yang mencolok, seperti:

1. Ekosistem pantai bebatuan
2. Ekosistem pantai lumpur
3. Ekosistem hutan mangrove
4. Ekosistem terumbu karang
5. Ekosistem padang lamun

Dari uraian di atas dapat kita simpukan bahwa ekositem pantai memiliki ciri- ciri:

1. Penetrasi cahaya cukup
2. Kadar garam merupakan campuran antara air laut dengan air tawar
3. Komponen biotik memiliki adaptasi untuk bertahan hidup
4. Iklim dipengaruhi oleh lingkungan akuatik
5. Habitat bagi beberapa jenis burung dan hewan akuatik
6. Tempat beberapa organisme menyimpan telur

Sekian penjabaran terkait ekosistem pantai, semoga bisa membantu. 

Share :

Facebook Twitter Google+
Back To Top