Belajar Ilmu Pengetahuan Alam

Penjelasan Macam Macam Adaptasi Makhluk Hidup Lengkap

Penjelasan Macam Macam Adaptasi Makhluk Hidup Lengkap - Adaptasi merupakan mekanisme wajib suatu organisme dalam mempertahankan hidupnya dengan menyesuaikan dengan lingkungan.  Adaptasi adalah suatu respon terhadap perubahan lingkungan, setiap organisme akan menanggapi rangsangan yang masuk. Adaptasi ini penting untuk mempertahankan kelangsungan hidup suatu organisme. Bisa saja organisme tersebut dapat mati jika tidak mampu melakukan adaptasi dengan baik. Misalnya kasus pengguguran dau pada tumbuhan di musim panas (gugur) merupakan salah satu pertahanan tumbuhan ketika ketersediaan air sangat terbatas. Dengan membuang dedauanan maka akan lebih menghemat ait (kehilangan air terbanyak terjadi melalui penguapan air di daun). Respon yang ditimbulkan dari penanggapan rangsang akan memunculkan adaptasi yang dapat berupa perubahan bentuk, fungsi tubuh, atau perilaku organisme. Maka dari respon ini dibedakan macam-macam adaptasi pada organisme.

ADAPTASI MORFOLOGI


Adaptasi ini merupakan adaptasi denngan perubahan bentuk tubuk (morfem= bentuk) . contoh yang dari adaptasi ini dapat ditemukan pada bentuk paruh dan kaki unggas. Perjalanan Charles Darwin ke kepulauan Galapagos menemukan populasi burung finch yang memiliki variasi paruh. Charles Darwin menuturkan bahwa awalnya burung-burung di kepulauan tersebut memiliki nenek moyang yang sama, namun karena terpisah pada habitat yang berbeda-beda pada kepulauan tersebut yang menyediakan makanan yang berbeda mendorong burung- burung tersebut melakukan adaptasi. Lambat laut namun pasti, menurut Charles Darwi, adaptasi pada jenis makanannya terlah mengubah bentuk paruh pada burung finch. Hingga pada saat ia mendatangi kepulauan tersebut ditemukan sebanyak 12 spesies burung finch yang memiliki paruh yang bervariasi berdasarkan jenis mekanannya.

Paruh burung pemakandaging memiliki kontur yang tajam untuk mengoyak daging, sedangkan burung pemakan madu memiliki bentuk paruh yang panjang, dan lain-lain sebagainya. Selain itu, dapat pula diamati bentuk kaki kelompok burung yang bervariasi. Kelompok perenang akan memiliki kaki berselaput untuk membantu berenang. Kelompok pemakan daging memiliki kaki yang kuat dan tajam untuk memegang mangsanya.

Adaptasi morfologi juga dapat diamati pada hewan beruang kutub yang diselimutirambut yang tebal untuk melindungi tubuhnya dari suhu yang amat dingin di kutub. Dengan rambut tebalnya itu, beruang kutub mampu beraktivitas ditengah-tengah dinginya es tanpa perlu takut kehilangan panas. Rambut tebal beruang meindungi beruang kehilangan panas tubuh berlebih, panas tubuh beruang akan terperangkap dalm rambut teblnya itu sehingga bagai menggunakan penghangat.
Advertisement

ADAPTASI FISIOLOGI


Fisiologi berarti fungsi kerja organ tubuh. Rangsangan tertentu mengakibatkan organisme memiliki adaptasi fisiologi yang berkenaan dengan proses kinerja organ atau metabolisme di dalam tubuh. Contohnya pada ikan air tawar dan air laut yang dibedakan pada kadar garam (salinitas). Ikan air tawar hidup dalam air yang kadar garamnya rendah, sehingga ikan air tawar akan kekurangan mineral dan kelebihan air. Maka untuk mencukupi kebutuhan akan mineral, ikan air tawar akanmelakukan adaptasi dengan sedikit meminum air, insang aktif mengikat mineral, dan banyak mengeluarkan urin untuk membuang kelebihan air. Sebaliknya pada ikan air laut, hidup dalam habitat dengan kadar salinitas yang tinggi yang menyebabkan ikan air laut akan mengalami dehidrasi (kekurangan caira). Adaptasi yang dilakukan oleh ikan air laut ialah dengan banyak meminum air, insang aktif membuang kelebihan garam, dan sedikit mengeluarkan urin, urinnya sangat pekat.

Contoh lain dari adaptasi fisiologi dapat ditemukan pada kelompok ruminansia (hewan memamah biak) yang melakukan simbiosis dengan protozoa selulolitik untuk dapat mencerna selulosa yang terkandung di dalam tumbuhan. Hal serupa terjadi pada rayap (pemakan kayu) juga bersimbiosis dengan flagellata selulolitik untuk mencerna selulosa kayu yang dimakannya.

Pada tumbuhan adaptasi selulolitik dapat ditemukan misalnya pada tumbuhan sukulenta, yaitu kelompok tumbuhan di daerah kering, misalnya kaktus. Kemiskinan akan air memaksa tumbuhan untuk menghemat air salah satunya dengan mengurangi daun atau daun berbentu duri., selain itu juga mengatur pembukaan stomata. Umumnya stomata akan terbuka pada siang hari, untuk mendapatkan karbondioksida untuk reaksi fotosintesis. Pembukaan stomata pada siang hari yang mana suhunya sangat tinggi akan memacu penguapan air. Kelompok tumbuhan ini akan membuka di saat suhunya dingin yaitu pada malam hari. Pada malam hari ini dimanfaatkan untuk mengikat karondioksida yang nantinya akan disimpan dalam bentuk cadangan dan cadangan tersebut akan dirombak lagi menjadi karbondioksida pada sianghari untuk melangsungkan proses fotosintesis.

ADAPTASI PERILAKU


Ancaman lingkungan yang hadir akan memaksa organisme untuk melakukan perubahan tingkah laku guna mempertahankan diri. Adaptasi perilaku dapat ditemukn pada kelompok mamalia laut, lumba-lumba dan paus, yang secara periode muncul kepermukaan untuk mengambil oksigen. Hidup di dalam air dengan organ paru-paru tentu kan memaksa mereka melakukan hal demikian agar dapat bertahan hidup. Selain itu, bentuk pertahanan lain ialah cicak yang mampu memutuskan ekornya untuk mengelabui mangsa, bunglon yang dapat mengubah warna kulitnya serupa dengan lingkungan dimana ia hinggap, dan cumi yang menyemprotkan tinta agar dapat mengaburkan pandangan musuh. Pada tumbuhan adatasi perilaku ditemukan misalnya pada pohon jati yang meranggas untuk menghemat air, putri malu yng menguncup ketika disentuh,  dan lain sebagainya. Semua adaptasi dilakukan oleh organisme sebagai bentuk pertahanan diri dan respon jawaban dari rangsang yang datang.

Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga bermanfaat. END.

Share :

Facebook Twitter Google+
Back To Top