Belajar Ilmu Pengetahuan Alam

Ciri-Ciri Mamalia Secara Lengkap

Ciri-Ciri Mamalia Secara Lengkap - Mamalia merupakan salah satu kelas dari filum vertebrata. Kelompok vertebrata merupakan golongan hewan yang memiliki tulang belakang sebgai sumbu tubuh, sedang yang tidak memiliki tulang belakang tergolong dalam filum invertebrata. Pengelompokkan makhluk hidup diprakarsai oleh C. Linnaeus, yang mana dengan pengelompokkan ini kita akan lebih mudah mengenali dan mempelajari suatu makhluk hidup. Organisasi mamalia dunia mencatatkan bahwa sekitar 5.416 spesies mamalia yang telah berhasil diidentifikasi pada Tahun 2006.  Tentu ini akan terus mengalami penigkatan, karena masih banyak mamalia yang belum teridentifikasi atau keberadaannya belum ditemukan oleh manusia.

Hewan- hewan dalam kelas mamalia memilki habitat yang beragam, sebagia besar hidup di ekosistem daratan, sedang beberapa menghabiskan hidupnya di perairan. meski terdapat perbedaan yang mencolok antara mamalia daratan dan lautan, mereka menunjukkan beberapa kesaaan ciri yang dapatdilihat dari luar, meski demikian mereka mempunyai kesamaan ciri yang diukur dari struktur dalam (anatomi) serta kerja fungsi organ (fisiologi). Pada pengelompokkan makhluk hidup, klasifikasi didasarkan pada kesamaan ciri yang ditujukan oleh suatu makhluk hidup dan tidak ditemukan di makhluk hidup lain. Kesamaan – kesamaan ciri inilah yang menjadi dasar pengelompokkan makhuk hidup. Seperti pada mamalia, kita mampu membedakan mana yang mamalia dan mana yang bukan. Para ahli taksonomi telah menyelidiki ciri dasaryang ditemukan hanya pada mamalia, tidak pada yang lain. Oleh karena itu melalui acuan yang diberikan oleh para taksonom ini akan mempermudah kita untuk mengidentifikasi suatu makhluk hidup. Adapun ciri- ciri makhluk yang tergolong mamalia adalah:

1. Memiliki kelenjar susu

Glandulae mamae merupakan ciri khas yang melekat pada hewan mamalia. Nama mamalia diambil dari kata “mamae” yaitu susu. Sehingga hewan yang dapat digolongkan ke dalam mamalia apabila ia memiliki kelenjar ini (glandula mamae = kelenjar susu). Glandula mamae (normally) hanya berkembang pada mamalia betina. Oleh karenanya mamalia betina yang menyusui anak-anaknya. Kelenjar susu menghasilkan air susu yang kaya akan nutrisi serta bebas bakteri (steril) sangat baik untuk perkembangan awal anak- anak mamalia. Hewan mamalia betina diperairan, seperti lumba-lumba dan paus juga menyusui. Glandula mamae pada mamalia betina terletak dibawah permukaan kulit bagian tubuh bawahnya. Lumba- lumba anak masuk di bawah permukaan kulir tersebut dan induknya akan menyemprotkan air susu yang sangat kental dan tidak larut dengan air, suatu adaptasi hidup di perairan.

2. Berambut

Ciri kedua yang ditemui pada mamalia ialah tubuhnya ditutupi dengan rambut. Rambut merupakan modifikasi dari sistem integumen, yang terbentuk dari proses invaginasi (pelekukan ke arah dalam) lapisan dermis (lapisan kedua kulit). Pertumbuhann rambut pada mamalia memiliki variasi tergantung pada jenisnya. Pada mamalia perairan (ex: lumba- lumba) rambut ditemukan pada awal perkembangan, kemudian menghilang (ini merupakan adaptasi terhadap habitatnya, air, tubuh yang licin akan memudahkan pergerakan di dalam air). Rambut memiliki struktur yang sangat berbeda, rambut memilikiakar rambut (folikel) yang menempel di lapisan dermis, kemudian memanjang vertikal menembus lapisan epidermis, sedangkan bulu, memiliki struktur seperti cabang pohon yang hanya dimiliki oleh kelompok aves (burung). Dengan demikian, jangan pernah mengatakan bulu pada rambut yang menutupi tubuh mamalia (bukan bulu mata namun rambut mata). 

3. Melahirkan

Perkembangan embrio terjadi di dalam tubuh induk betina. Mamalia memiliki masa kandugan yang berbeda- beda, manusia masa kandungan normalnya 9 bulan 10 hari sedang gajah memiliki masa kandungan sekitar 24 bulan (2 tahun). Setelah masa perkembangan embrio di dalam tubuh induk telah sempurna (sesuai masa kandungan) maka embrio akan lahir. Fenomena ini dikenal dengan istilah vivipar, melahirkan. Pengecualian pada kelompok monotremata (platypus, ecidna) yang dianggap sebagai ordo primitif pada kelas mamalia. Ordo monotremata menurut ahli evolusi merupakan petunjuk evolusi dari perubahan kelas aves ke kelas mamalia. Kelompok hewan monotremata termasuk hewan ovipar yaitu bertelur, inilah salah satu pengecualian yang terjadi pada ordo monotremata.

4. Bedarah panas (endotermik)

Semua hewan mamalia memiliki pengaturan suhu tubuh untuk beradaptasi dengan lingkungan. Berbeda dengan kelompok hewan berdarah dingin (ikan, amphibi, dan reptil), yang suhu tubuhnya mengikuti perubahan suhu lingkungan, mamalia memiliki suhu yang reatif stabil. Pengaturan suhu tubuh pada hewan mamalia yaitu ketika udara terlalu panas, maka tubuh akan membuang kelebihan panas dengan banyak berkeringat, atau sebaliknyajika udara dingin maka akan terjadi penyempitan pembuluh darah, dengan demikian suhu tubuh cenderung stabil. Kemampuan ini dapat menunjang mamalia untuk beradaptasi di berbagai belahan bumi yang memiliki perbedaan suhu.

5. Bentuk gigi yang bervariasi

Hanya ada pada mamalia yang memiliki bentuk gigi yang bervariasi (seri, taring, dan geraham). Gigi pada mamamlia tidak seperti pada ikan, amfibi, dan reptil yang jika copot maka akan tumbuh lagi sepanjang hidupya, gigi mamalia hanya memiliki dua set pertumbuhan gigi, gigi susu merupakan gigi pada masa awal perkembangan dan akan digantikan oleh gigi tetap sampai akhir hidupnya. Dan jika gigi tetap ini lepas maka tidak ada pertumbuhan giigi lagi.

Share :

Facebook Twitter Google+
Back To Top