Belajar Ilmu Pengetahuan Alam

Apa yang Dimaksud dengan Ekosistem? Penjelasan Lengkapnya Disini!

Apa yang Dimaksud dengan Ekosistem? Penjelasan Lengkapnya Disini! - Ekosistem merupakan interaksi antara organisme dengan habitatnya. Ekosistem dipelajari dalam kajian ekologi. Unsur- unsur penyusun ekosistem dibedakan menjadi:

a. Komponen Biotik

Merupakan komponen yang disusun oleh semua makhluk hidup. Dalam suatu ekosistem komponen biotik membentuk suatu organisasi dan interaksi antar makhuk hidup lainnya. Organisasi organisme dlam ekosistem yaitu:

• Populasi, populasi adalah sekumpulan organisme yang berasal dari spesies yang sama dan tingal pada habitat yang sama. Artinya dapat dikatakan populasi jika dua hal tersebut terpenuhi. Contoh: populasi kelas IIIA itu berarti sekumpulan siswa (spesiesnya sama, manusia( dalam kelas IIIA, siswa dalam kelas IIIB tidak dapat dikatakan satu populasi dengan populasi IIIA (karena tempatnya berbeda).
• Komunitas, komunitas adalah sekumpulan populasi pada suatu ekosistem. Komunitas diartikan sebagai sekumpulan berbaai organisme pada habitat yang sama. Contoh dalam ekosistem padang rumput terdapat populasi rumput, sekumpulan rusa, sekumpulan semut, sekumpulan cheetah, sekumpulan singa.

Dalam suatu ekosistem tiap- tiap organisme memiliki niche atau peran, yaitu:

• Produsen, yang memiliki peran ini ialah organisme yang memiliki kemampuan untuk membuat sendiri makanannya (autotrof) yaitu alga dan tumbuhan. Dalam ekosistem produsen memegang peranan penting akan interaksi yang berlangsung. Alga dan tumbuhan mampu “memasak” sendiri makanan yang dibutuhkan (glukosa), dan tentu saja ini membuat alga dan tumbuhan sebagai sumber makanan bagi organisme lainnya.
• Konsumen, berdasarkan jenis makanannya konsumen dibedakan menjadi

- Herbivora, adalah organisme yang mengandalkan tumbuhan saja sebagai sumber makanannya atau dapat dikatakan pemakan tumbuhan. Kedudukan herbivora dalam ekosistem adalah sebagai konsumen tingkat I. Herbivora menimpan energi dan materi yang diperolehnya dari tumbuhan dan akan membantu organisme lain (non herbivora) untuk dapat memperolehnya melaui jaring- jaring makanan. Tidak mudah mengandalkan hanya tumbuhan sebagai sumber makanan. Adaptasi yang dilakukan herbivora memampukan herbivora untuk dapat bertahan hidup dengan hanya memkan tumbuhan. Oleh karenanya herbivora memiliki struktur mrfologi, anatomy dan fisiologi yang sangat berbeda dengan karnivora.
- Karnivora, karnivora berasal dari bahasa yunani yang berarti adalah pemakan daging. Karnivora memanfaatkan organisme lain (hewan) sebagai sumber makanannya. Karbivora memiliki gigi taring atau paruh yang sangat tajam untuk mengotak daging manngsanya. Dalam piramida makanan, karnivora menduduki tingkat tropik ketiga yaitu sebagai konsumen tingkat II (tingkat tropik I= produsen, tingkat tropik II = konsumen tingkat I).

• Dekomposer, dekomposer atau pengurai adalah organisme yang menguraikan senyawa organik dari organisme yang telah mati. Penguraian sangat penting karena akan mengembalikan unsur- unsur organik ke dalam komponen abiotik yang akan menambah kekayaan unsur komponen abiotik. Yang berperan sebagai dekomposer dalam ekosistem adalah bakteri dan jamur.
• Detritivor, adalah organisme pamakan detritus atau sisa senyawa organik yang telah terurai di dalam tanah. Cacing merupakan detritivor yang membantu tanah menjadi subur.
Advertisement

b. Komponen Abiotik

Komponen abiotik disusun oleh semua benda- benda tak hidup namun mempengaruhi kehidupan makhluk hidup. Antara lain:

• Suhu, pengaruh suhu dalam kehidupan organisme iyalah mempengaruhi reaksi kimiawi di dalam tubuh organisme. Suhu yang terlalu ekstreem (terlalu dingin atau terlalu panas) dapat merusak atau menghambat suatu reaksi kimia.
• Air, air amat penting bagi organisme. Hampir 100% tubuh organismetersusun atas air. Air berperan sebagai pelarut yang sangat penting dalam reaksi kimia serta penjaga di dalam tubuh.
• Cahaya, sama halnya dengan yang lain, cahaya diperlukan untuk melangsungan reaksi kimia tertentu seprti fotosintesis, pembentukan vitamin D.
• Tanah, tentunnya taah amat penting karena merupakan penopang bagi suatu kehidupan. Komposisi tanah akan mempengaruhi kehidupan di dalamnya. Semakin subur maka akan semakin beragam organisme yang dapat tinggal.

Komposisi komponen biotik dan abiotik pada suatu wilayah sangat beragam yang menyusun keberagaman ekosistem. Ekosistem yang terdapat pada bumi sangat beragam, secara umum terbai menjadi:

1. Ekosistem peraiaran,

Macam macam:

- Ekosistem air laut
- Ekosistem air tawar
- Ekosistem estuari
- Ekosistem pantai
- Ekosistem terumbu karang
- Ekosistem lamun
- Ekosistem laut dalam

2. Ekosistem terestria (daratan)

Macam- macam:

- Ekosistem hutan hujan tropis
- Ekosistem sabana
- Ekosistem padang rumput
- Ekosistem gurun
- Ekosistem hutan gugur
- Ekosistem taiga
- Ekosistem tundra
- Ekosistem karst

3. Ekosistem buatan

Macam- macam:

- Sawah
- Perkebunan
- Bendungan
- Hutan produksi

Share :

Facebook Twitter Google+
Back To Top