Belajar Ilmu Pengetahuan Alam

Penjelasan Klasifikasi Tumbuhan Dikotil Secara Lengkap

Penjelasan Klasifikasi Tumbuhan Dikotil Secara Lengkap - Tumbuhan dikotil adalah suatu kelompok tumbuhan berbunga (angiospermae/ anthophyta) yang bijinya terbelah sehingga seperti memiliki dua keping biji (kotiledon/ daun lembaga). Nama dikotil didasarkan pada kondisi bijinya yang memiliki dua daun lembaga. Di berarti dua, kotiledon berarti daun lembaga. Daun lembaga pada dikotil, terbelah sehingga membentuk dua daun lembaga. Saat ini telah ditemukan sebanyak 193700 spesies tumbuhan dikotil dalam 10534 genus dan 321 famili. Tumbuh-tumbuhan yang tergolong dalam kelas ini meliputi terna, semak, perdu, dan pohon. Sebelumnya telah dibahas mengenai ciri-ciri tumbuhan dikotil secara morfologi, secara anatomi tumbuhan ini dapat diidentifikasi dengan ciri-ciri sebagai berikut:

1.    Akar dan batang memiliki kambium, sehingga kedua organ tersebut mengadakan pertumbuhan sekunder.
2.    Akar dikotil memiliki berkas pengangkut tipe radial, sedang pada batangnya bersifat kolateral terbuka.

Beberapa penyimpangan atau pengecualian yang dialami oleh tumbuhan kelompok dikotil:

a.    Beberapa tumbuhan dikotil tidak memiliki akar tunggang, contoh suku Piperaceae (Sirih) dan Nymphaeaceae
b.    Bunga kelipatan tuga ditemukan pada suku Annonaceae (Sirsak, srikaya)
c.    Berkas pengangkut tersebar seperti pada monokotil pada suku Nymphaeaceae (tumbuhan air; teratai).

Klasifikasi besar tumbuhan dikotil secara hierarki

Regnum/ Kingdom    : Plantae
Divisio        : Spermatophyta
Subdivisio        : Angiospermae/Anthophyta
Class             : Dicotyledonae

Kelas dikotil dibagi menjadi tiga sub anak kelas (subclass)  yang didasarkan pada ada tidaknya mahkota bunga (petal):

1.    Monochlamydeae (Apetalae)

Kelompok ini tidak memiliki daun mahkota, A = tidak, petalae= petal/mahkota. atau ditemukan memiliki hiasan bunga lainnya (kelopak) yang berjumlah satu, sehingga disebut juga monochlamydeae (mono=satu; chlamydeae= hiasan). Tumbuhan dalam kelas ini memiliki struktur batang berkayu, bunga berkelamin tunggal (jantan dn betina). Dan penyerbukan sangat dibantu oleh angin (anemogami).  Beberapa bangsa dalam anak kelas Apetalae,

a.    Bangsa urticales

Golongan ini memiliki penampakan seperti terna, semak, ataupun pohon. Memiliki bungan berkelamin tunggal, penyerbuan dibantu oleh angin.

Contoh : Ficus benjamina(beringin) – suku moraceae
Canabis sativa (ganja) – suku  Cannabinaceae

b.    Bangsa Euphorbiales

Bunga tanpa hiasan bunga, jarang memiliki kelopak dan mahkota. memiliki perawakan sebagaiterna atau semak. Memiliki getah.

Contoh: patikan (Ephorbia hirta), ketela pohon (Manihot utillissima), jarak (Jatropha curcas).

Advertisement

2.    Anak kelas dialypetalae

Ciri khas memiliki bunga yang menarik (mencolok), memiliki hiasan bunga ganda (di, double / ganda), kelopak dan mahkota dapat dibedakan dengan jelas.

Beberapa bangsa dalam kelompok ini yaitu,

a.    Bangsa Ranales

Sebagian besar berupa batang berkayu, daun bunga bebas dari bunganya sehigga akan terbentuk banyak buah.

Contoh: liana (Clematis paniculata), cempaka putih (Michelia alba), sirsat (Annona muricata), kenanga (Cananga odorata), srikaya (Annona squamata), teratai (Nymphaea lotus).

b.    Bangsa Rosales

Ternak, semak, perdu dengan bunga banci, memiliki mahkota kelipatan 5 yang bebas.

Contoh: cocor bebek (Kalanchoe pinnata), mawar (Rosa gallica), apel (Pyrus malus), arbei (Frograria vesca), pete (Parkia speciosa), kedelai (Soja max), kacang tanah (Arachis hypogea).

c.    Bangsa Myrtales

Sebagian besar merupakan tumbuhan berkayu. Memiliki daun tunggal yang duduknya bersilang berhadapan.  Bunga banci, mahkota kelipatan 4.

Contoh: pacar (Lawsonia inermis), bungur (Lagerstroemia speciosa), ketapang (Terminallia catappa), cengkeh (Eugenia aromatica).

d.    Bangsa Malvales

Kebanyakan merupakan semak dn pohon. Daun tunggal tersebar, bunga banci dengan mahkota kelipatan 5. Beberapa merupkan tanaman obat.

Contoh: coklat (Theobroma cacao), durian (Durio zibethinus), waru (Hibiscus tiliaceus), kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis), kapas (Gossypium sp.)

3.    Anak kelas Sympetalae

Kelompok ini memiliki ciri-ciri utama yaitu memiliki bunga dengan hiasan bunga yang lengkap, seperti kelopak, mahkota yang saling berlekatan satu sama lain, memiliki bakal biji yang banyak. Setiap ruang memiliki 1-2 bakal biji. Beberapa bangsa (ordo) dalam kelompok ini:

a.    Bangsa Ebenales 

Ciri khas pada bangsa ini memiliki bunga berkelamin ganda (banci), mahkota kelipatan 5, benang sari tersusun dalam 2-3 lingkaran.

Contoh: sawo (Achras zapota), kesemek (Diospyros khaki).

b.    Bangsa Rubiales

Memiliki bunga berkelamin ganda (banci), mahkota kelipatan 4-5 yang berlekatan. Memiliki ruang bakal buak yang banyak, sekitar 1-5, tiap ruang memiliki 1 bakal biji.

Contoh: kopi (Coffea arabica), mengkudu (Morinda citrifolia), kembang soka (Ixora grandiflora)

c.    Bangsa Solanles

Memiliki penampakan sebagai ternak, semak, pohon, bunga banci, mahkota kelipatan 5 berlekatan, bakal buah sebagian besar beruang 2, kadang-kadang 1.

Contoh: kentang (Solanum tuberosum), terong (Solanum melongena), tomat (Solanum lycopersicum), cabai (Capsicum annuum), kecubung (Datura metel), ciplukan (Physalis angulata),ketela rambat (Ipomoea batatas), kangkung (Ipoemoea reptants).

d.    Bangsa Cucurbitales

Tipikal tumbuhan memanjat memiliki batang yang berbentuk sulur dan dilengkapi dengan alat pembelit. Bunga berkelamin tunggal memiliki mahkota seperti katup. Terdiri dari 800 jenis dari 100 marga.

Contoh: waluh (Cucurbita moshata), timun (Cucumis sativus), oyong (Luffa acutangula), semangka (Citrulus vulgaris), pare (Momordica charantia).

Sumber:

Tjitrosoepomo, G. 2000. Taksonomi Tumbuhan Spermatophyta. UGM Press. Yogyakarta

Share :

Facebook Twitter Google+
Back To Top