Belajar Ilmu Pengetahuan Alam

Pengertian dan Fungsi Hormon Prolaktin Lengkap

Pengertian dan Fungsi Hormon Prolaktin Lengkap - Prolaktin merupakan hormon yang tersusun atas senyawa protein yang disekresikan oleh kelenjar pituitari bagian anterior (depan). Menurut perkembangannya, prolaktin disintesis oleh gen yag sama dengan gen pengatur pembuatan hormon pertumbuhan (GH). Meski demikian, kedua hormon tersebut memiliki fungsi yang berbeda dalam mempengaruhi sel target di dalam tubuh.

 

FUNGSI PROLAKTIN BAGI TUBUH


Prolaktin memiliki peranan yang akan membantu kerja hormon sex pada wanita untuk memunculkan ciri seks sekunder. Prolaktinberfungsi merangsang pertumbuhan dan perkembangan kelenjar susu pada mamalia betina serta merangsang sekresi susu pasca kelahiran.  Prolaktin memiliki pegaruh yang berbeda pada hewan vertebrata. Pada kelas aves (burung), prolaktin berperan dalam merangsang metabolisme lemak (termasuk kelenjar minyak) serta mengatur reprosuksi. Sedankan pada kelas amphibia (katak contohnya), prolaktin berperan dalam merangsang pertumbuhan larva (kecebong atau berudu) katak, dan dapat pula menghambat proses metamorfosis. Pada kelas pisces (ikan) prolaktin penting dalam mengatur keseimbangan garam dan air sebagai bentuk adaptasi ikan di habitatnya (air tawar atau air laut).

 

REGULASI PROLAKTIN


Sekresi prolaktin di dalam tubuh diengaruhi oleh beberapa hal, seperti meningkatnya kadar estrogen saat kehamilan, menyusui, olahraga, dan stress dapat memicu pelepasan prolaktin oleh pituitary. Kondisi yang demikian akan ditangkap oleh pusat hormon, hipotalamus untuk mensekresikan hipothalamic neurohormon ke dalam kelenjar pituitary anterior, sehingga akan mensekresikan hormon prolaktin. Dalam kondisi yang normal, dopamin suatu senyawa protein yang disekresikan oleh hipotalamus akan menghambat produksi prolaktin ketika jumlahnya dalam darah tinggi.  

Advertisement

 

HIPERPROLAKTINEMIA


Hiperprolaktinemia adalah suatu kelainan dimana produksi prolaktin terlalu tinggi dari batas normal. Produksi prolaktin yang berlebih dapat menyebabkan tubuh memiliki kadar prolaktin yang tinggi, kondisi demikian dikenal dengan istilah hiperprolaktinemia. Kadar normal prolaktin pada tubuh ialan sekitar 5 – 25 nanogram (1 nano = 10-12) per milimeter darah, dan jauh lebih tinggi pada wanita yang menyusui dengan tingkat normal sekitar 10 – 209 nanogram. Jika kadar prolaktin lebih dari kadar normal maka akan mempengaruhi tingkat kesuburan seseorang dan masalah lainnya.

Prolaktin dapat mempengaruhi kesuburan. Kadar prolaktin yang tinggi dapat mengahambat proses ovulasi maupun produksi sperma. Prolaktin yang tinggi dapat menghambat pelepasan hormon gonadotropin di dalam pituitari anterior baik pada pria maupun wanita. Prolaktin memberikan umpan balik negatif bagi kerja hormon kelenjar kelamin. Kadar yang tinggi akan prolaktin akan merangsang hipotalamus untuk menghentikan sekresi gonadotropin releasing hormon (hormon perangsang pelepasan hormon kelamin) pada pituitary. Dengan demikian, gonadotropin hormon dalam pituitary yang terdiri dari FSH dan LH, tidak dilepaskan ke dalam aliran darah. Hormon gonadotropin berfungsi mempengaruhi kelenjar kelamin pada laki – laki dan perempuan. Pada laki –laki, gonadotropin akan merangsang sekresi testosteron dari kelenjar kelamin, sedang pada perempuan gonadotropin merangsang kelenjar kelamin untuk mensekresikan estrogen dan progesteron. Hormon – hormon yang disekresikan oleh kelenjar kelamin amat penting dalam proses pembentukan sel gamet. Testosteron merangsang produksi sperma sedangkan estrogen dan progesteron merangsang proses pematangan sel ovum dan pelepasan sel telur (ovulasi).  Dengan demikian, tingginya kadar prolaktin baik pada wanita atau pun laki –laki dapat mempengaruhi tingkat kesuburan masing –masing, lebih lanjut pada perempuan prolaktin dapat mempengaruhi siklus menstruasi yang tidak teratur atau tidak terjadi menstruasi.

Peningkatan prolaktin dapat disebabkan oleh tingkat stress yang berlebihan atau konsumsi obat – obat yang merangsang sekresi hormon ini, seperti obat antidepresan, serta pil KB yang mengandung estrogen (estrogen tinggi merangsang produksi prolaktin meningkat). Atau dapat juga diakibatkan oleh tumor yang terjadi pada bagian kelenjar penghasil prolaktin sehingga prosuksi prolaktin menjadi tidak terkontrol.

Para pria, prolaktin dapat menurunkan disfungsi seksual, seperti menurunnya libido seks, pertumbuhan rambut tergnggu, dan dapat memicu terjadinya impoten. Hal ini karena produksi testosteron yang berfungsi sebagai hormon seks terganggu akibat tingginya produksi prolaktin.

Share :

Facebook Twitter Google+
Back To Top