Belajar Ilmu Pengetahuan Alam

Pengertian dan Fungsi Hormon Androgen Lengkap

Pengertian dan Fungsi Hormon Androgen Lengkap - Androgen merupakan kelompok hormon steroid yang memepengaruhi perkembangan seks pada laki –laki. Hormon ini disekresikan oleh beberapa kelenjar di dalam tubuh, terutama di testes (organ reproduksi jantan). Kontrol sekresi hormon ini merupakan sebuah kerjasama antara hipotalamus dan pituitary anterior. Efek dari androgen sangat penting bgi perkembangan  seksual terutama pada jantan, dan memunculkan beberapa ciri seks sekunder serta hasrat seksual (libido) baik pada jantan maupun betina.

 

Fungsi Androgen


Androgen memainkan peranan dalam perkembangan organ reproduksi pada manusia. Efek maskulinasi yang ditimbulkan dari kinerja hormon ini yang amat penting bagi perkembangan sifat kejantanan pada laki –laki. Fungsi androgen pada tubuh yaitu:

1.    Perkembangan testes

Pembentukkan organ reproduksi dimulai ketika embrio berumur empat  minggu. Pada pertumbuhan ini belum dapat dibedakan jenis kelamin. Pada minggu ke-enam pengaruh hormon reproduksi akan mempengaruhi organ reproduksi mana yang akan tumbuh. Kromosom Y yang dimiliki oleh lelaki membuat sekresi hormon androgen labih banyak. Kadar androgen yang tinggi akan mempengaruhi pembentukan testes (jamak dari testis) yang merupakan organ reproduksi pada laki – laki yang akan berkembang. Testes merupakan organ reproduksi yang amat penting bagi laki – laki, yang juga akan berperan sebagai kelenjar kelamin (gonad) yang akan menghasilkan hormon androgen dalam jumlah lebih besar dibanding kelenjar lainnya. 

2.    Pembentukkan sperma

Ketika masa pubertas, hormon – hormon reproduksi akan bekerja. Pada laki – laki, “mimpi basah” merupakan suatu pertanda pada laki – laki bahwa sudah mulai aktif memproduksi sperma (suatu sel gamet jantan). Pembentukan sperma berlangsung di dalam testes melalui proses spermatogenesis. Kontrol hormon yang kompleks antara kelenjar hipotalamus, pituitari, dan kelenjar gonad (testes), yang sampai pada puncaknya dengan pembebasan androgen melalui aliran darah. Hormon androgen akan ditangkap oleh sel –sel target di dalam testes untuk mulai melakukan proses pembentukkan sel sperma melalui pembelahan mitosis – meisosis. Pembentukkan sperma pada laki –laki tak ada batas, artinya tak ada masa menopause seperti pada wanita.

3.    Prekursor estrogen dan progesteron

Androgen pada wanita berkaitan juga dengan hormon reproduksi pada wanita yaitu estrogen dan progesteron yang memerlukan androgen untuk pembentukkannya.

4.    Merangsang pertumbuhan rambut pada laki – laki maupun wanita

Baik laki –laki maupun perempuan, memiliki hormon androgen dalam aliran darahnya, hanya saja konsentrasinya berbeda. Tentunya, hormon ini dalam kondisi yang tinggi pada laki –laki dibanding perempuan. Androgen mempengaruhi tumbuhnya rambut di wilayah – wilayah tertentu baik pada laki –laki maupun perempuan. Pertumbuhan rambut di wilayah –wilayah tertentu pada tubuh, seperti kumis, jenggot, rambut dada, rambut ketiak, dan rambut kelamin merupakan ciri seks sekunder pria, pertanda perkembangan organ reproduksi. Sedangkan kemunculan rambut pada wanita hanya di area ketiak dan kemaluan. Namun dapat ditemukan wanita dengan pertumbuhan rambut yang tidak wajar, seperti kumis atau janggut. Hal ini disebakan oleh kadar androgen yang berlebihan pada wanita tersebut.

5.    Perkembangan massa otot

Metabolisme sel –sel otot (misalnya binaragawan) yang tinggi akan merangsang sekresi hormon androgen. Hormon ini juga berpengaruh pada perkembagan massa sel otot dan menekan sel – sel lemak. Itulah kenapa, laki –laki cenderung lebih berotot dibanding wanita.

Advertisement


6.    Munculnya ciri seks sekunder pria

Ciri seks sekunder pada pria muncul seiring perkembangan organ reproduksi mulai aktif menghasilkan sperma. Ciri seks sekunder ini yang membedakan fisik antara laki – laki dan perempuan. Ciri seks sekunder pada pria antara lain:

•    Tumbuh jakun
•    Kumis, jenggot, rambut dada, dan rambut –rambut di wilayah vital
•    Pertumbuhan massa otot
•    Suara membesar

7.    Mengatur libido seks pada laki – laki maupun wanita

Agresivitas diatur oleh otak, yaitu dibagian hipotalamus. Keagresivan ini juga terkait dengan rasa ketertarikan dengan lawan jenis sampai pada nafsu seksual. Kadar androgen yang tinggi juga merupakan dalang dibalik semua ini. Aliran darah membawa androgen ke seluruh tubuh sampai ke otak. Karena androgen merupakan hormon steroid artinya hormon ini dapat dengan mudah masuk dan mempengaruhi sel target. Sel – sel saraf (neuron) di dalam hipotalamus (otak depan) akan memiliki tingkat sensitif terhadap hormon ini. Androgen merangsang munculnya libido seks baik pada laki – laki maupun pada perempuan. Hasil penelitian menunjukkan, beberapa spesies selain manusia (misalnya tikus) otaknya mengalami perubahan struktur karena adanya hormon ini.

 

Pengaturan Produksi Androgen


Sekresi hormon androgen di dalam tubuh merupakan kontrol hormonal yang dihasilkan oleh berbagai kelenjar. Hipotalamus, memegang peranan kunci dalam sekresi beberapa hormon. Gonadotropin releasing hormon, merupakan hormon yang dibebaskan oleh hipotalamu yang akan merangsang bagian pituitari anterior untuk membebaskan dua hormon, FSH dan LH,  yang akan mempengaruhi kelenjar kelamin untuk menghasilkan androgen. Adalah sepasang testis (testes) pada pria yang menghasilkan androgen paling banyak dalam bentuk testosteron. Selain di kelenjar kelamin, androgen juga dihasikan oleh kelenjar adrenal.

 

Macam – Macam Androgen


a)    Dihidrotestosteron (DHT)) – 100%
b)    Testosteron – 50%
c)    Androstenedione (andro) – 6%
d)    Dehydroepiandrosterone (DHEA) – 4%

Share :

Facebook Twitter Google+
Back To Top