Belajar Ilmu Pengetahuan Alam

Ciri Ciri Tumbuhan Dikotil Beserta Pengertian dan 25 Contohnya

Ciri Ciri Tumbuhan Dikotil Beserta Pengertian dan 25 Contohnya - Tumbuhan dikotil merupakan salah satu kelompok besar dari tumbuhan angiospermae. Tumbuhan angiospermae atau tumbuhan berbunga dibedakan menjadi dua kelompok tumbuhan yang didasarkan pada jumlah keping biji (kotiledon). Tumbuhan dikotil merupakan kelompok tumbuhan yang memiliki dua keping biji. Ciri atau karakter tumbuhan dikotil dapat diamati pada struktur organ dan bagian tumbuhan lainnya sebagai berikut:

 

Sistem Perakaran Tunggang (Taproot)


Struktur akar diadaptasikan sesuai dengan fungsi-fungsinya. Akar berkembang dari radikula (akar lembaga) yang tumbuh pertama kali pada saat biji bekecambah. Tumbuhan dikotil memiliki sistem perakaran tunggang (taproot) merupakan tipe perakaran yang mempertahankan akar lembaga. Akar lembaga tumbuh membesar ke arah vertikal memanjang menuju pusat bumi (geotropisme positif) menjadi akar tunggang. Selanjutnya akar tunggang menghasilkan akar-akar lateral yang berukuran lebih kecil yang membantu mengokohkah tumbuhan dan memperluas bidang penyerapan air dan mineral. Akar tunggang merupakan suatu sistem penambat yang kuat dan menembus jauh ke dalam tanah, sehingga dapat menjangkau area yang lebih jauh akan sumber air. Hal ini sangat membantu tumbuhan yang hidup di tempat kering. Bagian ujung akar tunggang terdapat daerah merismatik apikal (pucuk) yang berfungsi untuk pertumbuhan primer (pemanjangan). Daerah ini dilindungi oleh jaringan pelindung yang disebut dengan kaliptra (tudung akar). Kaliptra melindungi daerah meristem agar tidak rusak saat terjadi gesekan dengan tanah atau bebatuan di dalam tanah ketika akar tumbuh dan mencari air.

 

Struktur Batang dan Tipe Berkas Pengangkut


Batang tumbuhan dikotil memiliki struktur berkayu (woody), memiliki banyak tipe percabangan, namun ruas-ruas batang tak terlihat jelas. Tumbuhan dikotil memiliki jaringan kambium (jaringan kayu atau meristem sekunder) yang bertanggung jawab dalam pertumbuhan sekunder. Pertumbuhan sekunder adalah pertambahan massa sel ke arah samping (lateral). Artinya terjadi penambahan diameter batang, sehingga pada batang tumbuhan dikotil ditemukan memiliki ukuran yang lebih besar dan dapat bertambah lagi diameternya. Kambium terletak diantara jaringan pengangkut, memisahkan jaringan xilem dan floem. Susunan seperti ini membuat berkas pengangkut pada tumbuhan dikotil terlihat begitu teratur dalam suatu lingkaran. Sehingga membentuk tipe berkas pembuluh kolateral terbuka. Aktivitas kambium dapat terlihat dari lingkaran-lingkaran yang terlihat saat batang ditebang dan dapat digunakan untuk menentukan umur tumbuhan tersebut disebut dengan lingkaran tahun. Semakin banyak lingkaran yang terbentuk, semakin dewasa umur tumbuhan dikotil tersebut. Percabangan pada batang akan menguntungkan bagi tumbuhan dikotil, karena memperluas daerah asimilasi zat tepung.

 

Pertulangan Daun


Bentuk daun dipengaruhi  oleh susunan pertulangan daun. Tumbuhan dikotil memiliki struktur pertulangan daun yang menyirip atau menjari, contoh pada pohon jambu dan singkong.

Advertisement

Bagian-bagian Bunga


Bunga tersusun atas alat kelamin dan perhiasan. Bagian- bagian ini dapat dijadikan pembeda antara monokotil dan dikotil. Pada tumbuhan dikotil, memiliki bagian-bagian bunga d berjumlah kelipatan empat atau lima. Pengamatan lebih dalam lagi terhadap serbuk sari (pollen) yang dihasilkan oleh benang sari pun akan ditemukan perbedaan. Tumbuhan dikotil memiliki pollen dengan tiga pori.

 

Biji: Jumlah Kotiledon dan Tipe Perkecambahan


Embrio tersimpan di dalam biji, dan dilengkapi dengan endosperm (cadangan makanan) yang tersimpan dalam kotiledon (daun lembaga). Jumlah  kotiledon pada biji tumbuhan ditemukan bervariasi. Tumbuhan dikotil memiliki dua kotiledon. Nama dikotil berasal dari bahasa latin,  di berarti dua dan kotiledon berarti daun lembaga. Hal ini karena kotiledon pada tumbuhan dikotil terbelah menjadi dua daun lembaga. Sebagian besar tumbuhan dikotil memiliki tipe perkecambahan epigeal yaitu daun lembaga (kotiledon) yang terangkat ke atas permukaan tanah ketika biji berkecambah.

Daftar Contoh Tumbuhan Dikotil:

1. Mangga
2. Jambu
3. Karet
4. Durian
5. Kedondong
6. Belimbing
7. Lamtoro
8. Kakao / cokelat
9. Beringin
10. Rambutan
11. Kapas
12. Glerisidi
13. Tomat
14. Cabai
15. Terung
16. Teh
17. Mawar
18. Jengkol
19. Damar
20. Mahoni
21. Apel
22. Sawo
23. Petai
24. Cendana
25. Duku

Sumber:

Campbell, N.A. dkk. 2003. Biologi Jilid II. Erlangga. Jakarta.
Tjitrosoepomo, Gembong. 2007. Morfologi Tumbuhan. GMU Press. Yogyakarta.

Share :

Facebook Twitter Google+
Back To Top