Belajar Ilmu Pengetahuan Alam

8 Fungsi Akar Pada Tumbuhan Dikotil dan Monokotil

8 Fungsi Akar Pada Tumbuhan Dikotil dan Monokotil - Akar merupakan organ tumbuhan yang tumbuh menuju pusat bumi (geotropisme). Akar adalah organ vegetatif yang sama seperti pada organ lainnya yaitu daun, dan bunga. Akar merupakan salah satu indikator dalam klasifikasi dunia tumbuhan. Kelompok tumbuhan tingkat tinggi dibedakan dari yang lain karena memiliki akar. Akar berwarna putih-kream, hal ini karena sel-sel penyusun akar tidak memiliki zat hijau daun. Akar memiliki peranan penting dalam kokohnya tubuh tumbuhan. Akar memiliki fungsi penting bagi tanaman, yaitu:

1.    Mengokohkan Tumbuhan 

Akar melekatkan tubuh tumbuhan ke dalam tanah. Akar tumbuh di bawah permukaan tanah yang membuat tubuh tumbuhan dapat kokoh berdiri di atas permukaan tanah. Jenis akar sangat menentukan kekokohan tanaman. Akar serabut memiliki kekuatan yang lebih rendah dibanding tanaman dengan akar tunggang. Pada tumbuhan dikotil memiliki jenis akar tunggang, yang akan terus tumbuh menyebar di bawah permukaan tanah. Sehingga pohon-pohon besar tetap kokoh saat tertiup angin besar.

2.    Mencari dan Menyerap Unsur Hara 

Pertumbuhan akar dipengaruhi oleh air di dalam tanah. Di dalam tanah terdapat sumber-sumber air dan mineral (unsur hara) yang sangat dibutuhkan oleh tumbuhan guna memenuhi kebutuhan hidup, seperti untuk melangsungkan fotosintesis, pertumbuhan, dan lain-lain. Akar akan melakukan gerak hidrotropisme, yaitu gerakan menuju sumber air. Melalui akar ini lah air dan garam mineral akan diserap masuk dan diteruskan melalui sistem pengangkutan guna disebar ke seluruh tubuh tumbuhan.

3.    Menyimpan Cadangan Makanan 

Beberapa tumbuhan menyimpan kelebihan zat tepung hasil fotosintesis ke dalam akar. Seperti pada singkong, wortel, kentang dll.  Zat tepung (karbohidrat) hasil fotosintesis akan diangkut oleh pembuluh vaskular (floem) dari daun menuju ke seluruh tubuh termasuk ke bagian akar. Bila kadar karbohidrat ini berlebih, akan disimpan di dalam sel-sel parenkim akar. Sel-sel parenkim memiliki vakuola yang besar yang akan menyimpan kelebihan karbohidrat pada tumbuhan. Jumlah simpanan karbohidrat yang banyak membuat bentuk akar menggebung (besar).

4.    Pertumbuhan Primer 

Akar merupkan titik pertumbuhan primer, hal ini dikarenakan pada ujung akar merupakan daerah meristem. Meristem merupakan jaringa tumbuhan yang bersifat embrional, aktif mengadakan pembelahan. Meristem primer sangat penting dalam pertumbuhan tumbuhan.  Ujung akar merupakan daerah meristem yang aktif mengadakan pembelahan, maka akar akan selalu bertambah panjang (pertumbuhan primer). Oleh karena itu, untuk melindungi daerahmeristem, pada ujung akar dilindungi oleh kaliptra atau tudung akar yang akan melindungi daerah meristem dari gesekan tanah, pasir, atau bebatuan saat akar mencari air.

Advertisement
5.    Tempat Masuknya Air 

Akar berperan dalam proses masuknya air karena hanya lewat akar air dan unsur hara di dalam tanah masuk ke dalam tubuh tumbuhan. Air dan unsur hara akar masuk melewati sel penyusun akar tumbuhan di permukaan akar secara osmosis. Air akan diteruskan melewati jaringan-jaringan penyusun akar melalui difusi.  Kadar air dan zat hara akan mengalami pengaturan volume yang dapat masuk ke dalam tubuh tumbuhan oleh jaringan endodermis di dalam akar sebelum didifusikan ke jaringan pengangkut (xylem).

6.    Membantu Pernafasan 

Beberapa spesies tumbuhan memiliki akar tambahan atau akarnya mengalami modifikasi menjadi bentuk yang tak sewajarnya. Hal ini bertujuan untuk mencukupi kebutuhan dari tumbuhan contohnya pada tanaman bakau. Dapat dilihat di daerah pantai, dibalik juntaian sekelompok tanaman bakau terlihat juuran-juluran akar yang menjulang naik untuk membantu mengambil oksigen dan mengeluarkan karbondioksida (bernafas). Selain itu, pada tanaman beringin akan ditemukan akar yang tumbuh di batang, disebut dengan akar gantung. Akar gantung merupakan akar tambahan pada beringin yang membantu menyerap uap air dan gas udara (bernafas).

7.    Alat Perkembangbiakkan Vegetatif 

Meski akar bukanlah organ reproduksi, namun akar dapat digunakan untuk memperbanyak diri (reproduksi) secara vegetatif (aseksual).  Beberapa tumbuhan memiliki akar yang memiliki daya regenerasi yang tinggi, sehinga melalui akar muncul tunas-tunas yang akan menjadi individu baru. Contoh: tanaman singkong, kentang, wortel.

8.    Alat Pelekat
  
Pada tanaman merambat (sulur) atau tumbuhan menumpang (parasit) seperti siri, benalu, memiliki jenis akar yang kecil dan panjang guna melilit bagian yang ia tumpangi, seperti batang tumbuhan lain. 

Share :

Facebook Twitter Google+
Back To Top