Belajar Ilmu Pengetahuan Alam

7 Fungsi Batang pada Tumbuhan yang Harus Anda Ketahui

7 Fungsi Batang pada Tumbuhan yang Harus Anda Ketahui - Batang merupakan suatu sistem berselang-seling yang terdiri atas buku (nodus), titik dimana daun melekat, dan ruas antarnodus bagian batang diantara buku-buku. Pada sudut yang terbentuk antara daun dan batang muncul tunas aksiler yang akan berkembang menjadi percabangan batang. Pada tumbuhan monokotil, daunnya tidak bercabang. Batang merupakan salah satu organ tumbuhan yang menopang tumbuh tegaknya tumbuhan. Umumnya batang tumbuh di atas permukaan tanah, arah tumbuhnya dipengaruhi oleh cahaya (fototropisme positive). Beberapa tumbuhan, memiliki batang yang termodifikasi menjadi rhizome yang sering kali dikira sebagai akar. Rhizome terdapat pada kelompok tumbuhan dari suku jahe-jahean (Zingiberaceae) yang tumbuh di bawah permukaan tanah secara horizontal. Batang muncul dari pertumbuhan plumula saat biji berkecambah. Pada ujung batang terdapat daerah merismatik yang bertanggung jawab dalam pertumbuhan primer tumbuhan ke arah atas. Pada umumnya batang memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

1. Berbentu panjang, bulat (silinder)
2. Beruas-ruas dan pada ruas ini akan muncul daun
3. Selalu bertambah panjang pada bagian ujung, sehingga dpat dikatakan bahwa pertumbuhan batang tidak berbatas.
4. Mengadakan percabangan
5. Umumnya tidak berwarna hijau, kecuali pada tumbuhan yang umurnya pendek (rumput, padi, jagung) dan pada batang yang masih muda.

Batang sangat penting untuk mendukung kesuksesan hidup tumbuhan kormus. Adapun fungsi-fungsi batang pada tumbuhan adalag sebagai berikut:

 

SEBAGAI PENYOKONG


Kesuksesan hidup didaratan tak lepas dari pengaruh batang pada TuMBUHAN tinggkat tinggi. Batang memberikan fasilitas bagi organ-organ lain seperti daun, bunga, dan buah. Semua orga-organ tersebut muncul di bagian batang pada tumbuhan.  Pada tumbuhan berkayu (dikotil), memiliki batang dengan struktur yang lebih kuat dibanding tumbuhan monokotil. Hal ini karena terdapat jaringan kayu (kambium) pada tumbuhan dikotil yang akan menyebabkan batang tumbuhan tersebut akan terus tumbuh semakin besar. Hal ini dapat mendukung hidup tumbuhan tersebut tetap kokoh yang berlangsung lebih dari ratusan tahun.

Batang yang bercabang akan memperluas bidang asimilasi (fotosintesis). Semakin banyak cabang, semakin banyak daun semakin banyak proses asimilasi yang terjadi, semakin banyak makanan yang terbentuk. Hal ini sangat menuntungkan bagi tumbuhan yang bersangkutan.

 

ALAT PERKEMBANGBIAKAN VEGETATIF


Pada beberapa tumbuhan, dapat berkembang biak secara vegetatif  baik alami ataupun buatan menggunakan batang. Contohnya ialah stolon pada sukun, rhizome pada jahe, tunas pada pisang. Nodus-nodus pada batang dapat berfungsi sebagai tunas adventive yang dapat tumbuh sebagai tumbuhan baru yang identik dengan induk.

Memanfaatkan sisfat totipotensi pada sel-sel penyusun batang, dapat dikembangbiakkan secara vegetatif buatan. Contoh, stek batang pada tanaman singkong, serta cangkok pada tumbuhan berkayu. Jaringan kambium pada tumbuhan berkayu akan membentuk organ-organ lain, akar dan daun, sehingga akan berkembang menjadi tanaman baru yang identik dengan induk.

Advertisement

ALAT TRANSPORTASI NUTRISI


Batang terletak antara akar dengan daun, sudah pasti berperan sebagai penghubung antra keduanya. Jaringan pengangkut xilem pada batang akan menyalurkan air dan garam mineral yang dibawa oleh xilem dari akar sampai ke daun. Dan sebaliknya, floem batang yang merupakan jaringan pengangkut hasil fotosistesis (zat tepung) yang dihasilkan melalui proses fotosintesis di daun akan disalurkan  ke seluruh tubuh tumbuhan sampai ke akar.

 

ALAT BATU PERNAFASAN


Epidermis batang dapat bermodifikasi menjadi lenti sel yang analoginya sama dengan stomata di daun. Lenti sel merupakan “pintu” kecil untuk tempat pertukaran gas (oksigen-karbondioksida) pada tumbuhan.

 

MENYIMPAN CADANGAN MAKANAN


Beberapa tumbuhan memilih batang sebagai tempat menyimpan cadangan makanan yang akan dibutuhkan tumbuhan saat keadaan lingkungan yang ekstreem. Zat tepunghasil fotosintesis di daun akan disimpan dalam jaringan parenkimbatang. Contohnya: tebu, sagu, ubi jalar.

 

KLASIFIKASI TUMBUHAN


Batang dapat dijadikan objek penggolongan tumbuhan. Tumbuhan dapat dikelompokkan berdasarkan bentuk fisik dari batang. Seperti tumbuhan berkayu, herba, semak, perdu, dll. Struktur batang juga digunakan untuk membedakan kelompok tumbuhan tertentu. Tumbuhan dikotil memiliki batang yang bercabang dengan ruas-ruas yang tidak jelas. Sedang tumbuhan monokotil tidak bercabang, namun ruas batang sangat terlihat jelas.

 

TITIK PERTUMBUHAN PRIMER


Pertumbuhan primer ialah pertambahan massa sel yangmenyebabkan tumbuhan bertambah panjang. Pertumbuhan primer dipengaruhi oleh meristem primer yang terletak di apikal (ujung), ujung batang dan ujung akar. Meristem pada batang bertanggungjawab pada pertambahan tinggi tumbuhan, dan akan terus bertambah tinggi. Jika bagian meristem ini dipotong, maka pertumbuhan tumbuhan akan terganggu.

Sumber:

Campbell, N.A. dkk. 2003. Biologi Jilid II. Erlangga. Jakarta.
Tjitrosoepomo, Gembong. 2007. Morfologi Tumbuhan. GMU Press. Yogyakarta.

Share :

Facebook Twitter Google+
Back To Top